THE ANANDIC

July 24, 2017

MENIKMATI JERNIHNYA LAUT PULAU SAMALONA, MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

7/24/2017 0
MENIKMATI JERNIHNYA LAUT PULAU SAMALONA, MAKASSAR, SULAWESI SELATAN
Makassar sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Selatan menawarkan segudang tempat wisata, mulai dari wisata keluarga seperti Trans Studio Makassar (TSM), wisata kuliner dan wisata pantai. Biasanya yang pertama kali terpikirkan oleh orang mengenai wisata pantai di Makassar adalah Pantai Losari, namun ternyata terdapat wisata pantai lain yang bisa kamu explore seperti pantai di Pulau Khayangan, Pulau Lae-Lae, Pulau Keke, dan Pulau Samalona.
Perahu Motor, Alat Transportasi ke Pulau Samalona | © Anandic
Untuk menuju pulau-pulau tersebut kamu harus menggunakan perahu motor. Jasa sewa perahu motor bisa ditemukan di Dermaga Kayu Bangkoa yang letaknya tidak jauh dari Pantai Losari. Biaya untuk sewa perahu motor sendiri bervariasi, tapi standarnya penyewaan perahu dikenakan Rp 500.000 - akan lebih murah jika pengunjung pandai menawar. Perahu motor sendiri mampu untuk menampung hingga 10 orang, namun jika kamu sendirian kamu bisa bergabung dengan penumpang lain yang satu tujuan, tentu dengan harga sewa berbeda. Waktu saya kesini bersama keluarga (6 orang dewasa dan 2 anak kecil) dikenakan biaya sewa perahu Rp450.000.
Dermaga Perahu Pulau Samalona | © Anandic
Diantara pulau-pulau tersebut saya mengunjungi Pulau Samalona. Jarak antara dermaga Kayu Bangkoa dengan Pulau Samalona adalah 2 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Ketika sampai di Pulau Samalona kita akan disambut dengan hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Saking jerninya, pengunjung bisa melihat karang dari atas perahu.
Bibir Pantai Pulau Samalona | © Anandic
Pulau Samalona merupakan pulau kecil dengan luas hanya 2 hektare, oleh karena itu pengunjung mampu untuk mengexplore pulau ini hanya dalam waktu 15 menit. Namun meskipun kecil, pulau ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang wisata seperti penginapan, toilet, kamar bilas, kedai serta tempat sewa alat diving dan snorkeling. Harga sewa alat diving dan snorkeling sendiri berkisar antara Rp50.000 - Rp100.000, tergantung kepandaian pengunjung dalam menawar. 
Rumah Panggung (Rumah Tradisional Bugis) | © Anandic
Bagi pengunjung yang ingin menginap di Pulau Samalona terdapat beberapa model penginapan seperti villa, kamar dan rumah panggung (rumah tradisional Bugis). Harga penginapan di Pulau Samalona berkisar Rp250.000 - Rp500.000.
Sedangkan bagi pengunjung yang tidak ingin menginap dan tidak membawa tikar, namun tetap ingin bersantai di tepi pantai bisa menyewa saung. Harga sewa saung di sekitar Pantai Samalona adalah Rp50.000. (tidak ada batasan waktu)
Anak - anak Pulau Samalona | © Anandic
Pengunjung yang ingin menggunakan toilet atau membilas diri sehabis berenang di pantai bisa menggunakan toilet yang banyak tersedia di Pulau Samalona. Toilet tersebut dijaga oleh anak-anak Pulau Samalona, dan untuk menggunakan toilet atau kamar bilas tersebut pengunjung bisa membayar Rp2.000 - Rp5.000 kepada mereka.
Hamparan pasir putih dan jernihnya air laut membuat orang dewasa maupun anak-anak senang bermain di Pulau ini. Namun, sayangnya saat saya kesana ditemukan beberapa botol sampah plastik di sekitar pantai, semoga selanjutnya wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samalona bisa turut menjaga kebersihan pantai tersebut.
Anak - anak Sibuk Main di Pantai | © Anandic
Bibir pantai dengan hamparan pasir putih yang luas membuat anak-anak betah untuk main pasir disini. Bahkan saking luasnya bisa dijadikan tempat untuk bermain voli pantai. Selain itu ombak di pantainya juga tidak terlalu besar, jadi aman apabila anak-anak bermain air.
Bintang Laut di Pulau Samalona | © Indonesia Kaya
Buat kamu yang suka diving dan snorkeling laut Pulau Samalona yang biru jernih sangat bagus untuk dijadikan spot diving dan snorkeling. Saking jernihnya, saya bisa melihat terumbu karang dari bibir pantai. Terumbu karang di perairan Pulau Samalona juga masih terjaga kelestariannya, jadi kamu bisa dengan jelas melihat keindahan biota laut tersebut.

Tips buat kamu yang ingin mengunjungi Pulau Samalona:
  • Datang pagi (sebelum jam 9) ke Pulau Samalona karena jika kamu datang siang hari akan panas sekali.
  • Pintar-pintar lah menawar saat menyewa perahu motor. Akan lebih baik jika kamu datang rombongan, agar bisa lebih murah.
  • Jangan lupa bawa air mineral dan makanan karena air mineral dan jajanan di Pulau Samalona lumayan mahal
  • Jangan lupa pakai sunblock atau sunscreen, karena mataharinya sangat terik.
  • Selalu sedia uang pecahan kecil Rp1.000, Rp2.000 atau Rp5.000 untuk membayar toilet atau kamar bilas.




July 19, 2017

OLAMITA RESTO: JUARANYA HIDANGAN KHAS GORONTALO

7/19/2017 2
OLAMITA RESTO: JUARANYA HIDANGAN KHAS GORONTALO
Sumber
Kamu orang Gorontalo yang tinggal di Jakarta? Kangen dengan makanan khas Gorontalo? Kini di Jakarta terdapat resto khusus hidangan khas Gorontalo, yaitu Olamita Resto. Secara khusus resto ini menyediakan berbagai macam makanan khas Gorontalo secara lengkap dari ikan bakar sampai jajanan / makanan manisnya loh. 
Sumber
Olamita Resto sendiri letaknya sangat strategis, yakni sekitar 200m dari stasiun tebet, jadi buat kamu yang tidak tinggal daerah Jakarta Selatan bisa ke Olamita Resto menggunakan transportasi commuter line. Tempatnya juga lumayan luas, seatnya juga banyak, jadi cocok sekali untuk dijadikan tempat pertemuan keluarga. Selain itu parkiran mobil dan motornya juga lumayan luas.
Seperti halnya makanan Sulawesi lainnya, masakan Gorontalo banyak menggunakan ikan sebagai lauk utamanya. Selain itu perpaduan rasa masakannya ada gurih, pedas, asam dan manis. Beberapa menu yang saya cicipi di Olamita Resto, yakni ikan bakar dengan sambal, ikan kuah dan sop jagung. 
Bilenthango ikan goropa, yaitu ikan bakar khas gorontalo. Selain itu, ikan goropa juga merupakan ikan khas Gorontalo. Proses pembakarannya sendiri dibungkus dengan daun pandan, jadi wangi ikannya harum sekali. Selain itu, disajikan lengkap dengan sambal diatasnya. Meskipun tulangnya banyak, tapi daging ikannya sendiri lembut dan cocok sekali sebagai teman makan nasi putih. Oiya ikan goropa ini rasanya mirip dengan ikan bandeng.
Seperti makanan Sulawesi lainnya, tidak lengkap kalo makan ikan bakar tanpa sambal dan perasan jeruk nipis. Oiya jenis sambal yang ditawarkan ada sambal dabu-dabu dan sambal bawang mentah.
Selain ikan bakar, di Olamita Resto terdapat banyak varian menu ikan masak / ikan kuah. Saya sendiri sempat mencicipi ikan kuah bening dan ikan kuah santan dengan bumbu kuning.
Ilahe (Kuah Asam) adalah sup ikan bobara kuah bening dengan rasa asam alami dari belimbing wuluh. Rasanya yang clean dan asam-asam segar sangat enak untuk dimakan sebagai pendamping nasi putih.
Untuk yang mau mencoba ikan kuah dengan rasa yang lebih "berani", bisa mencicipi Pilitode Lobuyu, yaitu ikan cakalang asap yang dimasak dengan kuah santan dan bumbu kuning. Rasanya yang gurih, dengan potongan ikan cakalang yang besar enak sekali bila dicampur dengan nasi putih.
Selain menu ikan masih banyak menu khas Gorontalo lainnya yang bisa kita temui di Olamita, salah satunya Bithebiluhuta, yaitu sup jagung bening khas Gorontalo dengan isian jagung, parutan kelapa, dan daun kemangi. Rasa kuahnya sendiri walaupun bening tapi sangat segar karena ada daun kemangi di dalamnya. Menu ini sendiri cocok untuk dimakan sama kamu yang vegetarian karena semuanya sayuran dan tidak ada daging ikannya. 

Saya sendiri sebagai orang Sulawesi masih jarang lihat makanan khas Gorontalo di Jakarta, dan Olamita resto dapat menjawab kerinduan orang Gorontalo akan masakan kampung halaman. Jadi buat orang Gorontalo atau familier dengan masakan Sulawesi, hidangan khas Gorontalo di Olamita Resto patut banget buat kamu cicipi.

Olamita Hidangan Gorontalo Menu, Reviews, Photos, Location and Info - ZomatoJl. KH. Abdullah Syarief No.51B
Tebet, Jakarta Selatan
Ph: 0856 141 4614


Every culinary review whether I'm sponsored or not, its truly 100% based on my honest opinion

June 13, 2017

NAMI ISLAND: TEMPAT WISATA KOREA SELATAN YANG WAJIB DIKUNJUNGI PECINTA DRAKOR

6/13/2017 2
NAMI ISLAND: TEMPAT WISATA KOREA SELATAN YANG WAJIB DIKUNJUNGI PECINTA DRAKOR
Korea Selatan, sekarang siapa sih yang ga tau negera yang satu ini? Semua orang pasti tau Korea dari drama dan musiknya, K-pop. Perkembangan dunia hiburan Korea tersebut secara tidak langsung telah meningkatkan pariwisata Korea Selatan, hal ini ditandai dengan banyaknya turis asing yang berwisata ke negara tersebut. Saya sendiri berkesempatan untuk mengunjungi Korea Selatan selama tiga hari pada awal musim semi lalu.


Korea memiliki banyak tempat wisata menarik yang dapat dikunjungi oleh turis asing, tapi tempat wisata yang satu ini merupakan tempat wajib yang kamu kunjungi, apalagi buat pecinta drakor (drama Korea). Yup, Nami Island! Pulau yang satu ini terkenal karena drama Winter Sonata, bagi yang pernah menonton drama tersebut pasti tau pulau yang satu ini.
Tempat parkir dan pemberhentian bus sebelum naik kapal ferry ke Nami Island
Nami Island / Namiseom Island (남이섬 종합휴양지) adalah pulau buatan hasil dari pembangunan suatu bendungan. Nama Nami sendiri diambil dari nama Jenderal Nami, yaitu Jenderal yang memenangkan perang melawan pemberontak pada masa Dinasti Joseon dan diduga dikubur di pulau tersebut. Pada tahun 1956, Nami Island dibeli dan dimiliki secara personal oleh seorang pengusaha, dan menjadikannya sebagai resort pada tahun 1966. Nami Island sendiri semakin populer di kalangan turis asing semenjak lokasi ini dijadikan tempat syuting Winter Sonata.
Dermaga Ferry
Nami Island terletak di provinsi Gangwon, dan berjarak satu jam dari pusat kota Seoul. Akses menuju ke Nami Island bisa menggunakan kapal Ferry dan Zipwire. Waktu yang ditempuh juga tidak terlalu lama cukup 5 menit dengan menggunakan kapal Ferry dan 1 menit dengan Zipwire. Biaya masuk Nami Island sendiri juga termasuk terjangkau yaitu 10.000 won (adult), 8.000 won (student) dan 3.000 (infants). Sedangkan jika menggunakan Zipwire dikenakan 38.000 won. 
Nami Island
Nami Island sangat terkenal dengan keadaan lingkungannya yang bersih dan asri. Bahkan demi menjaga keasrian lingkungan Nami Island, pemerintah tidak membangun tiang listrik, dan secara khusus membuat aliran kabel listrik bawah tanah. Nami Island juga bukan merupakan pulau berpenghuni, jadi pulau ini dikhususkan untuk tempat pariwisata saja dan tidak ada penginapan disini.
Gerbang masuk Nami Island
Setelah turun dari kapal kita akan melihat gate seperti ini sebagai tanda telah memasuki wilayah Nami Island. Selama berkeliling di pulau ini kita bisa melihat pohon-pohon rindang, serta kafe-kafe lucu.
Selain kafe di Nami Island juga ada penjual jajanan khas Korea seperti Toppokki, Corn Dog, Sausage, serta Ice Cream. Harga jajanannya juga termasuk murah, berkisar antara 3.000 - 5.000 won. Oiya buat teman-teman muslim di Nami Island juga terdapat fasilitas Musholla dan Resto Halal loh.
suhu 8◦ makannya ice cream 🍦
Setelah berjalan kaki hingga 10 menit hingga ujung pulau, kita akan melihat lokasi yang menjadi tempat syuting Winter Sonata. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau foto dengan pasangan, karena pemandangannya bagusss sekali, selain itu tempatnya juga sangat bersih.
Selain bisa berfoto diantara pepohonan tersebut, disini kita juga dapat berfoto dengan patung pemeran Winter Sonata (patungnya aja bukan sama artisnya yak 😜).
Selain bisa melihat pemandangan, di Nami Island juga terdapat banyak exhibition dan kadang terdapat event musik dll. sayangnya waktu saya kesana sudah sore jadi sudah tutup dan agak sepi.

Yuk, buat kamu yang akan mengunjungi Korea Selatan dan suka banget nonton drama korea, jangan lupa mengunjungi Nami Island ya! 😄🏝

Namisum-gil, Namsan-myeon, 
Chuncheon-si, Gangwon-do, South Korea
more info: www.namisum.com